Jl. Balaikambang Perumahan Persada Bhayangkara Blok K8, Pagentan, Singosari, Malang

Mengenal Apa itu Roseola, Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya

Roseola merupakan salah satu jenis penyakit infeksi yang kerap menyerang anak balita, terutama balita berusia di bawah 2 tahun. Kondisi ini disebabkan oleh infeksi virus herpes yang bisa ditularkan dengan mudah melalui percikan air liur (droplets) di saat penderitanya sedang batuk, bersih atau berbicara.

Untuk mengenal penyebab, gejala, pengobatan, hingga pencegahan roseola secara lengkap. Yuk, langsung saja simak penjelasan selengkapnya di bawah ini.  

Apa Itu Roseola ?

Roseola juga dikenal dikenal sebagai roseola infantum, exanthema subitum, atau sixth disease. Selain itu, Roseola adalah suatu jenis penyakit virus menular yang bisa menimbulkan gejala berupa demam dan diikuti dengan kemunculan ruam merah pada kulit saat demam sudah turun (pada hari ke-3 sampai ke-5).

Kondisi ini sering dialami oleh bayi dan anak-anak. Di mana 90% kasus terjadi pada anak-anak yang berusia di bawah 2 tahun. Meski demikian, remaja dan orang dewasa yang belum pernah terinfeksi roseola sebelumnya juga mempunyai kemungkinan terserang penyakit ini.

Penyebab Roseola 

Penyakit roseola disebabkan oleh apa? Penyebab utama dari penyakit ini adalah infeksi virus. Berikut adalah beberapa jenis virus penyebabnya:

  • Human Herpesvirus type 6 (HHV-6).
  • Human Herpesvirus type 7 (HHV-7).

Meski virus tersebut berasal dari golongan virus herpes, tepi untuk jenis ini tidak bisa menyebabkan infeksi penyakit menular. Penyakit ini bisa menyebar melalui kontak dengan air liur orang yang terinfeksi, seperti disaat berbagai cangkir. 

Selain itu, untuk penyakit ini juga bisa menyebar melalui udara, seperti saat mengidap batuk atau bersin Setelah terpapar, orang yang terinfeksi akan mengalami gejala. 

Akan tetapi, gejala ini membutuhkan waktu sekitar kurang lebih 9-10 hari untuk berkembang. Selain itu, roseola tidak akan menular setelah demam hilang selama 24 jam. 

Berbeda dengan penyakit cacar air dan penyakit virus di masa kanak-kanak lainnya yang mudah menyebar dengan cepat, roseola jarang menyebabkan wabah di kalangan masyarakat. Infeksi paling sering terjadi, ketika udara menjadi lembab atau kering.

Gejala Roseola .

Gejala umum dari penyakit roseola adalah : 

1. Demam.

Gejala roseola sering muncul adalah demam di atas 39,4 derajat Celcius. Demam dimulai secara tiba-tiba dan berlangsung selama 3-5 hari. 

Ada juga beberapa anak yang mungkin mengalami sakit tenggorokan, pilek atau batuk secara bersamaan, dengan atau sebelum demam. Anak mungkin juga akan mengalami pembengkakan kelenjar getah bening di leher.

2. Ruam.

Setelah demam hilang, maka ruam akan muncul. Ruam roseola mempunyai tampilan bintik-bintik atau bercak kecil. Untuk bintik-bintik tersebut cenderung akan datar. 

Ruam sering muncul di bagian dada, punggung dan perut. Lalu akan menyebar ke bagian leher dan lengan. 

Kemungkinan juga menyebar ke bagian kaki dan wajah. Dari rumah tersebut tidak muncul rasa gatal atau nyeri, hanya saja ruam bisa bertahan selama berjam-jam atau berhari-hari. 

Pengobatan Roseola

Sebagai berikut adalah pengobatan Roseola yang bisa dilakukan : 

1. Rutin mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, terutama sebelum menyentuh atau memegang anak.

2. Selalu menggunakan masker, terutama di saat berada di ruangan tertutup bersama anak.

3. Karena bayi berusia dibawah 2 tahun, maka tidak dianjurkan untuk menggunakan masker. Sebaiknya arahkan si Kecil untuk menghindari kontak langsung dengan orang lain yang sedang batuk atau pilek di tempat umum.

4. Menerapkan etika batuk dan bersin yang benar, yaitu menutupi batuk dengan lengan dan bukan dengan telapak tangan. Apalagi saat berada di dekat anak.

5. Tidak membawa anak bepergian keluar rumah saat sedang sakit.

6. Menghindari penggunaan peralatan pribadi secara  bersama.

7. Rutin membersihkan permukaan benda yang sering disentuh, seperti gagang pintu, meja, kursi, mainan anak dan remote televisi.

Untuk kalangan orang tua yang ingin melangsungkan sunat kepada anaknya dengan kondisi gemuk bisa langsung berkunjung ke Safubot Malang atau Safubot Surabaya. Di kedua klinik tersebut tersedia jam praktek dari Dr.Iqbal Margi Syafaat. Namun, untuk menggunakan layanan sunat dari dokter Iqbal harap melakukan konfirmasi terlebih dahulu ke customer service dengan menyebutkan Dr.Iqbal. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *