Jl. Balaikambang Perumahan Persada Bhayangkara Blok K8, Pagentan, Singosari, Malang

Berapa Lama Luka Khitan Sembuh Total?

Setelah sunat, biasanya Anda bertanya-tanya berapa lama luka sunat sembuh supaya si Kecil bisa beraktivitas kembali? Sebenarnya, dengan menggunakan metode yang tepat seperti Klem, si Kecil bisa langsung beraktivitas tapi tidak boleh terlalu berlebihan. 

Luka sunat bisa sembuh tergantung dari kondisi dari masing-masing anak. Mau tahu bagaimana cara merawat luka sunat supaya cepat sembuh dan mengering? Yuk, simak dulu informasinya berikut ini.

Berapa Lama Luka Sunat Sembuh?

Proses penyembuhan luka pasca sunat tergantung dari metode yang dokter gunakan untuk tindakan sunat dan usia anak saat akan sunat. Setelah sunat, Anda harus mengetahui cara merawat luka sunat yang tepat. Selain agar cepat sembuh, hal ini juga untuk menghindarkan si Kecil dari berbagai risiko komplikasi dan infeksi lainnya pada luka sunat.

Menurut sebuah studi, proses penyembuhan anak berusia kurang dari satu tahun yang sudah sunat relatif lebih cepat dan jarang mengalami komplikasi pasca sunat dibandingkan anak yang lebih tua usianya. Maka dari itu, sejumlah pakar kesehatan menyarankan untuk menyunat anak mulai usia satu hingga lima tahun. 

Namun, kebanyakan orang tua mulai menyunat si Kecil ketika ia sudah siap dan saat memasuki usia sekolah. Namun, memang ada pertimbangan tertentu yang mengharuskan si Kecil untuk segera sunat, seperti kondisi pada penisnya yang mungkin mengalami kelainan atau penyakit tertentu. Lalu berapa lama luka sunat bisa sembuh dan bagaimana cara perawatannya?

Luka sunat pada umumnya bisa sembuh lebih cepat pada anak-anak dibandingkan  laki-laki dewasa. Melansir dari laman situs Kids Health, proses penyembuhan setelah sunat untuk anak umumnya membutuhkan waktu sekitar 7-10 hari. 

Dengan cara perawatan yang tepat, maka proses penyembuhannya tidak akan memakan banyak waktu lama. Dokter biasanya akan memberikan beberapa panduan untuk merawat luka pasca sunat.

Perawatan Pasca Sunat Yang Harus Dilakukan

Setelah tindakan sunat, ada beberapa hal yang harus Anda lakukan supaya bisa mempercepat proses penyembuhan. Berikut adalah beberapa panduan perawatan yang harus dilakukan, di antaranya:

1. Minum Obat untuk Penghilang atau Pereda Nyeri

Biasanya setelah sunat si Kecil akan merasakan nyeri atau rasa sakit di area penis. Maka dari itu, Anda bisa memberikan obat pereda nyeri seperti parasetamol. Pastikan agar dosisnya sesuai anjuran dokter.

2. Memberikan Makanan yang Bergizi Seimbang

Berikan asupan bergizi pada si Kecil. Anda bisa menyajikannya beberapa makanan dengan berprotein tinggi untuk mempercepat proses penyembuhan luka sunat.

3. Membersihkan Area Penis dengan Hati-Hati

Bantu si Kecil untuk membersihkan area penis dengan hati-hati setelah buang air kecil. Hindari penggunaan sabun yang banyak mengandung bahan kimia untuk membersihkannya. Sebaiknya  Anda menggunakan air hangat suam-suam kuku dan keringkan dengan handuk halus atau kain bersih.

4. Berendam dengan Air Hangat untuk Mencegah Pengerasan Kulit

Melansir dari laman situs Children’s Hospital at Dartmouth-Hitchcock, setelah 3 hari selesai disunat, anak sebaiknya untuk berendam air hangat suam-suam kuku selama 5-10 menit. Hal ini membantu membersihkan area penis dan mencegah pengerasan kulit di bagian ujung kepala penis.

Apabila ingin melakukan sunat dengan aman, Anda bisa langsung saja berkunjung ke Rumah Khitan Syafaat, Safubot Malang dan Safubot Surabaya. Lakukan reservasi sekarang juga dengan cara menghubungi pihak customer service dan menyebutkan Dr.Iqbal Margi Syafaat. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *