Jl. Balaikambang Perumahan Persada Bhayangkara Blok K8, Pagentan, Singosari, Malang

Makanan Apa Saja yang Tidak Boleh Dimakan Saat Sunat?

Si Kecil sudah minta disunat? Seperti yang diketahui, bahwa sunat merupakan tindakan pengangkatan kulit yang menutupi bagian ujung penis. Prosedur sunat dipercaya mempunyai berbagai manfaat kesehatan.

Nah, tahukah Ayah dan Bunda bahwa ada beberapa pantangan makanan di saat anak sudah sunat? Dikutip dari Mayo Clinic, setelah prosedur sunat dilakukan biasanya membutuhkan waktu selama 7-10 hari supaya penis mulai sembuh.

Bagian Ujung penis kemungkinan akan terasa sakit pada awalnya, terlihat merah, bengkak dan memar.  Pembengkakan biasanya paling rentan terjadi di antara garis sunat dan tonjolan kepala penis. Kulit ini mempunyai warna yang berbeda dan biasanya berwarna merah muda. 

Kondisi ini bisa menjadi semakin parah selama beberapa hari pertama setelah melakukan sunat, kemudian perlahan-lahan akan sembuh. Kepala bagian ujung penis juga bisa terlihat seperti masih ‘basah’ saat kulup ditarik ke arah belakang untuk disunat sebab masih ada di dalam proses penyembuhan. 

Pantangan Makanan Setelah Anak Sunat

Guna menghindari komplikasi setelah sunat, penting sekali untuk memperhatikan saran dokter mengenai beberapa makanan apa yang harus dihindari. Hal ini bisa membantu di dalam mempercepat proses pemulihan. Berikut adalah beberapa pantangan makanan setelah anak sunat yang sebaiknya dihindari : 

1. Makanan tinggi gula

Hati-hati pada beberapa produk makanan dan jajanan kemasan yang mempunyai kandungan gula tinggi. Gula yang berlebihan bisa menyebabkan peradangan di banyak area tubuh, termasuk pembuluh arteri. Pembuluh arteri yang meradang bisa memberi tekanan pada jantung dan organ lain.

2. Pemanis buatan

Makanan kali ini tidak mendukung penyembuhan luka dan sebaiknya dihindari. Seperti yang diketahui, bahwa bekas luka pada kulit di sekitar area sunat ini membutuhkan waktu tidak sebentar  untuk pulih kembali. 

Pemanis buatan terkadang dianggap sebagai pengganti gula yang ‘sehat’, tapi bisa menghambat regenerasi kulit. Selain itu, produk susu merupakan kelompok makanan berisiko lainnya yang harus dibatasi karena efek inflamasi yang ditimbulkannya pada kulit.

3. Junk food

Pantangan makanan setelah anak sunat berikutnya adalah junk food. Termasuk seperti burger, kentang goreng dan lain-lain. Sangat penting sekali untuk menghindarinya saat sakit atau berada di masa pemulihan setelah operasi, termasuk juga setelah sunat. 

Menurut laman Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM), junk food adalah istilah yang digunakan untuk mendeskripsikan makanan yang kandungan kalori, lemak, gula, garamnya tinggi, tetapi kandungan vitamin dan seratnya rendah.  Biasanya junk food mengandung berbagai bahan tambahan pangan seperti pemanis, perasa dan pengawet.

4. Makanan olahan

Makanan olahan diketahui mempunyai kandungan tambahan gula, garam dan nitrat dalam jumlah tinggi. Mengonsumsi bahan-bahan ini dalam jumlah berlebihan bisa menghambat proses penyembuhan luka, termasuk setelah sunat. 

5. Rempah-rempah

Penggunaan rempah-rempah seperti jahe, pala dan lain-lain juga bisa memberikan manfaat bagi kesehatan secara umum. Namun, terlalu banyak rempah-rempah setelah operasi seperti sunat akan berisiko menghambat proses pembekuan darah. Kondisi ini rawan sekali menyebabkan infeksi dan membuat luka sunat semakin  lama sembuh. 

Ada beberapa  tempat yang bisa Ayah dan Bunda pilih ketika ingin menyunatkan anak, yaitu Rumah Khitan Syafaat, Safubot Malang dan Safubot Surabaya. Lakukan reservasi sekarang juga kepada pihak customer service dengan menyebutkan Dr. Iqbal Margi Syafaat. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *