Jl. Balaikambang Perumahan Persada Bhayangkara Blok K8, Pagentan, Singosari, Malang

Sunat Laser Apakah Halal?

Sunat laser menurut Islam boleh tidak sih dilakukan? Ada beberapa orangtua yang ternyata masih mempertanyakan perihal ini. Tapi, sebelum membahas bagaimanakan sunat laser menurut Islam Ayah dan Bunda harus tahu dulu apa itu sunat. Apakah merupakan sesuatu tindakan yang berbahaya ataukah justru memberikan manfaat.

Sunat atau khitan pada umumnya dilakukan pada bayi baru lahir atau saat anak berusia lima tahun ke atas. Namun terkadang orang tua mengkhitan anak karena ada kondisi kesehatan tertentu, seperti kelainan pada penis dan penyakit kelamin lainnya. 

Selain karena alasan agama, dari segi medis, khitan mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan. Sebagai berikut adalah penjelasan selengkapnya.

Khitan merupakan prosedur bedah untuk memotong atau membuang lapisan kulit luar yang melekat atau menutupi pada kepala penis atau kulup. Dari segi medis, khitan mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan, seperti mencegah infeksi saluran kemih, menurunkan risiko terkena kanker penis, mencegah terjadinya penyakit seksual menular dan penyakit kelamin lainnya. 

Sunat Laser Apakah Halal? 

Sekarang tiba saatnya untuk membahas tentang penggunaan sunat laser menurut Islam. Menurut pendapat ulama, tentu saja sunat laser boleh saja dilakukan. Asalkan, hasilnya berupa terpotongnya bagian kulit yang menutupi tudung zakar dan tidak membahayakan anak yang sunat maka boleh saja.

Syaikh Sa’ad bin Turki Al-Khatslan hafizhahullah dalam acara al-Jawab al-Kafi, ditanya tentang mengenai sunat anak menggunakan laser yang dalam dunia kedokteran. Beliau menjawab:

Khitan anak laki-laki, hukumnya sunnah dan menjadi wajib ketika usia baligh. Adapun untuk alatnya, maka ini berbeda-beda sesuai perkembangan kebiasaan masyarakat dan teknologi. 

Hanya saja, terkait bagian zakar yang diharapkan adalah terpotongnya qulfah (foreskin) yang bersambung dengan tudung zakar. Kulit ini dipotong dengan cara apapun. 

Di zaman kita saat ini, di mana kita hidup pada era kemajuan ilmu kedokteran, selayaknya meminta bantuan dokter. Jika cara yang digunakan adalah cara yang aman menurut dokter, hukumnya tidak masalah. Karena sarana itu berbeda-beda. Ketika sarana yang digunakan tersebut bisa mewujudkan tujuan khitan dengan cara yang aman, tidak membahayakan, maka hukumnya boleh.”

Jadi, sunat laser menurut Islam boleh saja ya. Namun, yang harus Ayah Bunda ketahui adalah penggunaan istilah sunat laser sebetulnya keliru karena biasanya menggunakan alat electrocauter. Jadi, yang bukan sinar laser sesungguhnya.

Apabila ingin melakukan sunat dengan nyaman dan aman, Anda bisa langsung saja berkunjung ke Rumah Khitan Syafaat, Safubot Malang dan Safubot Surabaya. Hubungi juga pihak customer service sekarang juga dengan menyebutkan Dr. Iqbal Margi Syafaat. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *